Menkeu Bambang: Pajak 2016 Bergantung Tax Amnesty

1/28/2016 10:35:22 AM

JAKARTA - Pemerintah menargetkan raihan pajak pada tahun 2016 sebesar Rp1.350 triliun. Target ini dianggap terlalu tinggi oleh sebagian pengamat. Pasalnya, perekonomian Indonesia diprediksi sulit untuk tumbuh lebih baik dibanding 2015.

Kendati demikian, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro tetap yakin target tersebut dapat terealisasi. Pasalnya, pada 2016 pemerintah akan menerapkan tax amnesty yang diperkirakan akan memberikan kontribusi besar kepada penerimaan negara sektor pajak.

"Jadi penerimaan tax amnesty kami perkirakan akan besar. Penerimaan 2016 ini akan tergantung kepada kepada tax amnesty," ujar Bambang di Gedung Sabang Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (27/1/2016) malam.

Rasa optimistis yang dimiliki oleh Bambang bukannya tanpa alasan. Sebab, penerimaan pajak non-migas tumbuh sebesar 11 persen secara year on year. "Padahal, pertumbuhan alamiah hanya sebesar 8 persen. Berarti ada extra effect sebesar 3 persen. Jadi yang 3 persen ini kami pakai lagi untuk 2016," jelasnya.

Sekadar informasi, berdasarkan data yang dirilis oleh Kemenkeu, total realisasi penerimaan pajak mencapai Rp1.240,4 triliun. Sedangkan total pendapatan negara bukan pajak mencapai Rp253,7 triliun.

Sedangkan pendapatan negara sepanjang tahun 2015 tercatat mencapai Rp1.504,5 triliun atau mencapai atau sebesar 84,7 persen dibanding target APBNP 2015 sebesar Rp1.761,6 triliun.

(mrt)

Sumber: http://economy.okezone.com/read/2016/01/28/20/1299031/menkeu-bambang-pajak-2016-bergantung-tax-amnesty


Eselon I Kementerian Keuangan