Sita Alat Bantu Seks, Bea Cukai: Bisa Merusak Moral Masyarakat

2/16/2016 1:40:45 PM

Tangerang -Ada sitaan unik dalam 19 kasus yang diungkap oleh Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang. Salah satunya ialah penyitaan barang selundupkan berupa alat bantu seks atau sex toys.

Bea Cukai menyita 1 koli sex toys asal Jepang. Proses penyitaan terjadi pada 7 Januari 2016 di Bandara Soetta.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea Dan Cukai Tipe C Soekarno Hatta, Dwijo Murjono menjelaskan penyitaan ini dilakukan karena pihaknya ingin melindungi moral masyarakat. Sex toys selundupkan ini dinilai bisa merusak tatanan moral masyarakat bila dibiarkan bebas masuk ke Indonesia.

"Sex toys disita karena dapat merusak moral masyarakat. Ini termasuk barang terlarang," kata Dwijo saat gelar barang sitaan di area Bandara Soetta, Tangerang, Selasa (16/2/2016).

Sex toys yang ditampilkan sempat menjadi perhatian para pejabat Bea Cukai hingga pejabat Kementerian Lembaga hingga aparat keamanan yang hadir dalam gelar barang sitaan. Beberapa dari mereka mengabadikan bahkan memegang sex toys asal Negeri Sakura itu.

Pada kesempatan itu, Bea Cukai juga mensosialisasikan tentang impor kosmetik dan obat-obatan.

Bea Cukai berhasil melakukan penyitaan komestik dan obat-obatan sebanyak 37 kali penegahan di Terminal Kedatangan dan di Gundang yang ada di Bandara Soetta.

Bea Cukai, menurut Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, tidak melarang impor kosmetik dan obat-obatan untuk kesehatan, asalkan telah memperoleh rekomendasi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Obat ini pada prinsipnya harus dapat izin dari Badan POM. Selama untuk kepentingan pribadi, Bea Cukai dan Badan POM akan melakukan percepatan perizinan," tambahnya.(feb/ang)

Sumber: http://finance.detik.com/read/2016/02/16/131811/3143239/4/sita-alat-bantu-seks-bea-cukai-bisa-merusak-moral-masyarakat

Selasa, 16/02/2016 13:18 WIB


Eselon I Kementerian Keuangan