Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Botol Miras

4/8/2016 3:57:14 PM

MEDAN - ‎Petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak tiga kontainer yang berisi 42.058 botol minuman keras (miras) berbagai merek, di Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Puluhan ribu miras yang dalam dokumennya disebut sebagai biji plastik itu, berasal dari Singapura dan masuk melalui jalur laut ke Pelabuhan Belawan.

"Peyelundupan ini digagalkan setelah petugas melakukan analisa atas informasi intelijen yang didapat. Dimana dari informasi itu, dicurigai isi ketiga kontainer berukuran 40 feet yang masuk ke Pelabuhan Belawan, pada 2 Maret 2016 lalu, tidak sesuai dengan apa yang tertulis di dokumennya," kata Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi dalam keter‎angan resminya, Jumat (8/4/2016).

Heru menyebutkan, dalam dokumen yang diberikan PT IJP selaku importirnya, tiga kontainer itu disebutkan berisi 74.250 Kilogram Linear Low Density Poly Ethylenel (LLDPE) atau bijih plastik. Kontainer itu masuk melalui jalur kuning, sehingga hanya dilakukan pemeriksaan berkas dokumen, tanpa pemeriksaan fisik barang.

"Ditunggu sejak 2 Maret hingga 10 Maret 2016, kontainer itu belum juga dibuka. Bea Cukai pun melakukan pemeriksaan. Ternyata benar, ada 3.676 karton berisi 42.058 botol minuman keras dari berbagai merek dan jenis," paparnya.

Aksi penyelundupan miras ini diperkirakan telah menyebabkan kerugian negara dari sektor pajak sekira Rp13,6 miliar. Untuk kasus ini, sebanyak tiga orang sudah diperiksa Bea Cukai sebagai saksi dalam kasus penyelundupan ini.

"Masih sebagai saksi. Tapi jika nantinya terbukti tersangka pelaku penyelundupan ini terancam hukuman 10 tahun penjara dan denda maksimal Rp5 Miliar, sesuai dengan Pasal 103 huruf a jo Pasal 102 huruf h UU No 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan," tutupnya.

Sumber: http://news.okezone.com/read/2016/04/08/340/1357562/bea-cukai-gagalkan-penyelundupan-puluhan-ribu-botol-miras

Jum'at, 8 April 2016 - 14:21 wib


Eselon I Kementerian Keuangan