Sarasehan : “Produksi dan Pengemasan Hasil tembakau”

3/5/2020 8:32:23 AM
Jepara - Rabu, 4 Maret 2020, Komite Pengawas perpajakan mengadakan sarasehan di Jepara dengan tema “Produksi dan Pengemasan Hasil tembakau”. Peserta Sarasehan ini antara lain masyarakat, pengusaha pabrik rokok dan unsur pemerintah daerah Kabupaten Jepara. Sarasehan ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Edy Sujatmika. Dalam sambutannya Sekda menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dari Komite Pengawas Perpajakan. Sekda juga berharap Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) yang diterima oleh Kabupaten Jepara dapat membina masyarakat Jepara untuk memproduksi hasil tembakau yang legal dan barang-barang produksi masyarakat Kabupaten Jepara.
Dalam sambutannya, Prof Mardiasmo selaku Ketua Komite Pengawas Perpajakan menyampaikan bahwa kunjungan Komite Pengawas Perpajakan ke Kudus dan Jepara dalam rangka mendukung Pemerintah memberantas rokok ilegal. Pada tahun 2019, berdasarkan survei yang dilakukan oleh DJBC, peredaran rokok ilegal di Indonesia mencapai 3% turun 4% dari tahun 2018 (peredaran rokok ilegal tahun 2018 sebesar 7%). Angka ini menunjukkan adanya kemajuan dalam pemberantasan rokok ilegal. Salah satu upaya yang dilakukan untuk memberantas rokok ilegal adalah dengan melakukan pembinaan terhadap masyarakat yang selama ini memproduksi rokok ilegal agar memproduksi rokok secara legal. Pembentukan Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) Terpadu diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan tersebut.
Namun, rokok sebagai Barang Kena Cukai tetap dilakukan pengawasan dalam peredarannya dan konsumsinya tetap dikendalikan. Pemungutan Cukai hanya dilakukan demi keadilan dan keseimbangan. Mari kita tetap hidup sehat dan menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga dan masyarakat demi Indonesia Kuat dan Makmur. (VMI)

Eselon I Kementerian Keuangan