Focus Group Discussion dengan tema “Pengawasan Atas Ekspor Rotan”

4/25/2019 2:33:30 PM

Jakarta – Komite Pengawas Perpajakan melakukan Focus Group Discussion (FGD) pada hari Selasa, 23 April 2019 pukul 08.30 s.d. 12.00 WIB dengan tema Pengawasan Atas Ekspor Rotan di Ruang Rapat Komite Pengawas Perpajakan, Gedung Juanda II Lt. 14, Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komite Pengawas Perpajakan, Prof. Dr. Gunadi, M.Sc., Ak., dan diisi oleh beberapa narasumber, yaitu: Ir. Bambang Adi Winarso, M.Sc., Ph.D. (Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian), Ir. Ninuk Rahayuningrum, M.Si. (Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan), Mediarman, S.E. (Kepala Subdirektorat Industri Kayu, Rotan, dan Bahan Alami Lainnya, Kementerian Perindustrian) dan Ir. Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta, M.A. (Direktur Penindakan dan Penyidikan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai). 

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 44/M-DAG/Per/2012 tentang Barang Dilarang Ekspor, diatur pelarangan eskpor rotan yang mencakup rotan asalan, rotan mentah, dan rotan setengah jadi. Kebijakan ini diterbitkan untuk mendorong hilirisasi industri rotan. Pada praktiknya di lapangan, masih terdapat beberapa kasus penyelundupan ekspor rotan ke luar Indonesia yang berhasil dicegah oleh DJBC dan Aparat Penegak Hukum lain. Beberapa kasus penyelundupan yang berhasil digagalkan petugas hukum dalam kurun dua tahun terakhir antara lain di Sampit pada September 2017, di Tanjung Balai Karimun pada Januari 2018, dan di Medan pada Desember 2018.

               Beberapa masukan dan informasi yang didapatkan dari hasil diskusi ini adalah peta kebijakan larangan dan pembatasan (lartas) ekspor rotan, rencana perubahan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 44/M-DAG/Per/2012 terkait ekspor rotan, data jumlah rotan hasil panen secara nasional dan kebutuhan industri nasional, serta pengawasan dan data tegahan ekspor rotan ilegal. (PWA)

Eselon I Kementerian Keuangan